Tugas Audit TI
1. Jelaskan
apa yang dimaksud dengan audit TI!
2. Apa
kegunaan audit TI dalam etika TSI?
3. Berikan
contoh audit TI yang berkaitan dengan etika TSI?
Jawab :
1. Penilaian
/ pengujian kontrol dalam sistem informasi atau infrastruktur
teknologi
informasi.
2. Manfaat
pada saat Implementasi (Pre-Implementation Review)
·
Institusi dapat mengetahui apakah sistem
yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan ataupun memenuhi acceptance criteria.
·
Mengetahui apakah pemakai telah siap
menggunakan sistem tersebut.
·
Mengetahui apakah outcome sesuai dengan
harapan manajemen.
Manfaat
setelah sistem live (Post-Implementation Review)
·
Institusi mendapat masukan atas
risiko-risiko yang masih yang masih ada dan saran untuk penanganannya.
·
Masukan-masukan tersebut dimasukkan dalam
agenda penyempurnaan sistem, perencanaan strategis, dan anggaran pada periode
berikutnya.
·
Bahan untuk perencanaan strategis dan
rencana anggaran di masa mendatang.
·
Memberikan reasonable assurance bahwa
sistem informasi telah sesuai dengan kebijakan
atau prosedur yang telah ditetapkan.
·
Membantu memastikan bahwa jejak
pemeriksaan (audit trail) telah diaktifkan dan dapat digunakan oleh manajemen, auditor maupun
pihak lain yang berwewenang melakukan pemeriksaan.
3. AUDIT
BANK SWASTA
Sebuah
Bank Swasta terkemuka menunjuk tim audit TI Ernst & Young untuk melakukan
review atas penerapan sistem Perbankan yang terintegrasi. Pemeriksaan ini
terbagi dalam dua fase. Pada fase pertama mencakup kegiatan, sebagai berikut:
1.
Manajemen Proyek
Melakukan
review atas manajemen proyek untuk memastikan bahwa semua outcome yang
diharapkan tertuang dalam rencana proyek. Pada tahapan ini, auditor TI
melakukan review atas project charter, sumber daya yang akan digunakan, alokasi
penugasan dan analisa tahapan pekerjaan proyek.
2.
Desain Proses dan Pengendalian Kontrol Aplikasi
Review
mengenai desain pengendalian dalam modul-modul Perbankan tersebut, yaitu
pinjaman dan tabungan. Untuk itu dilakukan review atas desain proses dimana
auditor mengevaluasi proses, risiko dan pengendalian mulai dari tahapan input,
proses maupun output.
3.
Desain Infrastruktur
Review
ini mencakup analisa efektivitas dan efisiensi desain infrastruktur pendukung
(server, workstation, sistem operasi, database dan komunikasi data). Hasil follow up dijadikan dasar oleh
manajemen untuk memulai implementasi sistem Perbankan yang terintegrasi
tersebut. Berdasarkan nilai tambah yang
diberikan melalui rekomendasi pada fase pertama, perusahaan menunjuk kembali
auditor untuk melakukan review fase kedua secara paralel pada saat implementasi
dilakukan, yaitu review terhadap :
·
Migrasi data, pada saat “roll-out” ke
cabang-cabang, termasuk kapasitas pemrosesan dan penyimpanannya.
·
Aspek lainnya termasuk persiapan help-desk
, contingency dan security.
·
Kesiapan pemakai dalam menggunakan sistem
ini, kualitas pelatihan yang diberikan dan dokumentasi pengguna ( user manual ).
·
Prosedur-prosedur manajemen perubahan (
change management ) dan testing.
·
Auditor selanjutnya diminta memberikan
saran mengenai risiko-risiko yang masih tersisa, sebelum manajemen memutuskan
sistem barunya dapat “go-live”.
Comments
Post a Comment