Dampak Positif COVID-19

Meskipun banyak dampak negatif, adanya Virus Corona juga ternyata memberikan dampak positif khususnya terhadap kualitas udara di China. Ya, polusi udara di China menurun drastis. Berdasarkan pengamatan NASA menggunakan satelit pemantauan polusi, NASA mengukur konsentrasi nitrogen dioksida udara  (NO2), gas yang berakhir di udara dari pembakaran bahan bakar, terutama dari mobil, truk, bus, dan pembangkit listrik dari tanggal 1 hingga 20 Januari, dan 10 hingga 25 Februari, para peneliti melihat "penurunan signifikan" dalam polusi di Wuhan dan seluruh Cina karena perlambatan ekonomi. 

Peta di atas menunjukkan kepadatan konsentrasi NO2 dalam warna biru, kuning dan oranye di seluruh China selama periode waktu tersebut. Pengurangan dimulai di Wuhan, dan kemudian menyebar ke seluruh negara, menurut NASA. Dengan semakin meluasnya penyebaran dari ini yang sudah menginfeksi 185 negara, bukan tidak mungkin negara lainnya akan melakukan hal yang sama seperti China. Itu artinya polusi udara, air, tanah dan suara akan semakin menurun. Udara yang kita hirup akan semakin segar, air semakin jernih, tingkat kebisingan semakin berkurang dan masih banyak hal positif lainnya. 

Hal positif lain yang juga bisa dipetik dari fenomena tersebut adalah peluang memperkuat ekonomi dalam negeri. Di saat-saat seperti ini, pemerintah dipaksa memprioritaskan untuk senantiasa fokus memperkuat daya beli di dalam negeri ketimbang menarik keuntungan dari luar negeri. Momentum ini juga bisa dimanfaatkan sebagai koreksi agar ke depan investasi bisa stabil meski perekonomian global tengah terguncang . Salah satunya lewat reformasi struktural yang kini tengah digodok pemerintah lewat Omnibus Law.

"Bagaimana menjaga investasi? Ada Omnibus Law, ada proyek-proyek infrastruktur. Kita lakukan itu dengan baik. Itu akan menciptakan investasi yang bagus. Jadi permintaan domestik akan terjaga meskipun ekspornya seperti itu," katanya.

Terakhir, penyebaran wabah ini dianggap menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat sektor manufaktur. "Kita bicara manufaktur, dengan adanya ini, ekspor komoditas kita jadi terdampak signifikan. Ini kan memaksa kita bahwa manufaktur harus diperkuat yang memberi nilai tambah. Hal semacam itu tantangan tersebut akan membuat, memaksa kita berinovasi dan kita akan mencari peluang-peluang di tempat lain. Ini bisa membuat kita survive," tutupnya.

Namun, dengan adanya wabah virus Corona di China ini, Pemerintah Indonesia melakukan beberapa pencegahan :
Pertama, memberikan sarana informasi dan hotline kesembilan kementerian terkait. Tujuannya untuk memberikan informasi dan penanggulangan jika wabah tersebut menyebar ke Indonesia. Kedua, penghentian penerbangan dari dan ke China untuk waktu yang belum ditetapkan  Kebijakan ini sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus Corona ke wilayah Indonesia melalui transportasi udara. 

Ketiga, larangan impor hewan hidup dari China dan pengawasan langsung dari pemerintah. Keempat, perpanjangan visa overstay bagi turis atau pekerja China. Kelima, pembatasan sementara dengan orang China atau transit. Sedangkan sektor pariwisata, pemerintah harus mencari cara untuk mengenjot pengunjung lokal agar mau berwisata di dalam negeri. 

Sumber :


Nama: Karin Adriana Souisa
Kelas: 4KA11
NPM: 13116816

Comments