Animasi dan Desain Grafis

Teori Animasi

Animasi berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu animate artinya menghidupkan, memberi jiwa dan mengerakan benda mati. Animasi merupakan proses membuat objek yang asalnya suatu benda mati, kemudian secara berurutan disusun dalam posisi yang berbeda seolah menjadi hidup.
Ditemukannya prinsip dasar animasi adalah dari karakter mata manusia yaitu persistance of vision (pola penglihatan yang teratur). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes, melalui peralatan optik yang mereka ciptakan, berhasil membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai sebuah pola.
Animasi secara umum bisa didefinisikan sebagai suatu sequence gambar yang ditampilkan pada tenggang waktu (timeline) tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak. Pengertian animasi pada dasarnya adalah menggerakkan objek agar tampak lebih dinamis.

Penerapan Teknologi Animasi

         Animasi pada awalnya bisa dikatakan sangat sederhana, namun sekarang telah berkembang dan dibedakan menjadi 3 teknologi , yaitu:

1.               Animasi dua dimensi (2D)
2.               Animasi tiga dimensi (3D)
3.               Animasi clay.

1.               Animasi (2D)
           Sering disebut film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata cartoon, artinya gambar yang lucu. Memang film kartun ini kebanyakan film yang lucu misalnya :

·                  Looney Tunes
·                  Scooby Doo
·                  Doraemon Legenda
·                  Raja Matahari,
·                  The Lion King
·                  Brother Bear

2.               Animasi 3D
          Finding Nemo, inilah contoh film animasi yang disebut animasi 3D atau computer generated image (CGI). CGI menghasilkan film animasi yang gambarnya benar-benar hidup dan tiga dimensi, tak sekedar datar. Salah satu studio CGI yang terbesar adalah Pixar yang berlokasi di Emeryville, California. Selain Finding Nemo, Pixar juga memproduksi Monsters.Inc, Toy Story, Toy Story 2, dan A Bugs Life. Toy Story ini merupakan film animasi panjang pertama yang menggunakan 100 persen animasi computer.

3.               Animasi Clay
        Film animasi clay pertama diliris bulan Februari 1908 berjudul A Sculptor’s Welsh Rarebit Nightmare. Kalau masih susah membayangkan seperti apa animasi clay ini, tonton saja film Bob the Builder di TV, Wallace and Gromit, atau Chiken Run.
      Tokoh-tokoh dalam animasi clay dibuat dengan memakai rangka khusus untuk kerangka tubuhnya. Lalu, kerangka ini ditutup dengan plasticine sesuai bentuk tokoh yang ingin dibuat. Bagian-bagian tubuh kerangka ini, seperti kepala, tangan, kaki, bisa dilepas dan dipasang lagi.

Kesimpulan

Menurut Penulis, animasi merupakan proses membuat objek yang awalnya tidak bergerak, kemudian secara berurutan disusun dalam posisi tertentu sehingga bisa bergerak. Umumnya animasi diperlukan dalam film yang kebanyakan tidak menggunakan aktor dalam filmnya, biasanya aktor tersebut hanya mengisi suara pada tokoh-tokoh di dalam film. Biasanya, film yang membutuhkan efek CGI dan bertema fantasy sehingga orang yang menonton bisa membayangkan tempat yang tidak seharusnya ada. Animasi memerlukan teknologi komputer dalam membuatnya.

Teori Desain Grafis

Desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) ilmu terapan yang dapat memberikan kebebasan kepada sang perancang untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.
Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis antara lain :
Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ”aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.
Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi. Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.

Penerapan Desain Grafis

           Lihatlah ke sekeliling Anda. Ambillah semuanya. Desain grafis ada dimana-mana, dari bungkus permen, hingga logo pada mug dan perlengkapan kantor Anda. Sebenarnya, Anda akan melihat ratusan contoh desain grafis setiap hari, dan sebagian besar waktu, Anda bahkan tidak akan menyadari dampaknya terhadap Anda. Desain grafis dapat melayani banyak fungsi. 
Beberapa penggunaan desain grafis meliputi:

  • ·         Signage
  • ·         Identitas perusahaan / branding
  • ·         Kemasan (semuanya dari botol sampai peralatan)
  • ·         Materi cetak (buku, selebaran, majalah, surat kabar)
  • ·         Online (spanduk, blog, situs web, dll)
  • ·         Sampul album
  • ·         Judul dan grafis film dan televisi
  • ·         T-shirt dan desain pakaian
  • ·         Kartu ucapan

Kesimpulan

Menurut Penulis, desain grafis merupakan ilmu dalam bidang seni yang membebaskan pembuatnya untuk berkreasi sesuai keinginannya. Desain grafis dibutuhkan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari saat misalnya membuka usaha dan membuat organisasi yang membutuhkan logo/spanduk/selebaran/desain pakaian. Umumnya desain grafis berkaitan dengan dunia komputer dan membutuhkan teknologi komputer dalam membuatnya.

Daftar Pustaka


Comments